SEARCH

Most Wanted:

........................................................................................................................................................... Wahai Rabb kami, berilah kami rahmat dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami. ........................................................................................................................................................... ...Wahai Rabb kami, berilah kami rahmat dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami...
myfreecopyright.com registered & protected Protected by Copyscape Online Plagiarism Software
Showing posts with label kimochi. Show all posts
Showing posts with label kimochi. Show all posts

Friday, January 14, 2011

Engaged

PURE060211

In Team - Kasih Kekasih



Tak Perlu Aku Ragui
Sucinya Cinta Yang Kau Beri
Kita Saling Kasih Mengasihi
Dengan Setulus Hati

Ayah Ibu Merestui
Menyarung Cincin Di Jari
Dengan Rahmat Dari Ilahi
Cinta Kita Pun Bersemi

Sebelum Diijabkabulkan
Syariat Tetap Membataskan
Pelajari Ilmu Rumahtangga
Agar Kita Lebih Bersedia
Menuju Hari Yang Bahgia

Kau Tahu Ku Merinduimu
Ku Tahu Kau Menyintaiku...Oh...Kasih
Bersabarlah Sayang
Saat Indah Kan Menjelma Jua
Kita Akan Disatukan
Dengan Ikatan Pernikahan...Oh..Kasih

Di Sana Kita Bina
Tugu Cinta Mahligai Bahagia
Semoga Cinta Kita
Di Dalam Redha Ilahi
Berdoalah Selalu
Moga Jodoh Berpanjangan

Thursday, December 23, 2010

Blushing

Si bintang selalu membuatku melayang, apa aku yang ke GRan yah hohohoho... Yang pasti dalam setiap kalimat yg dia lontarkan ada saja kata2 yang menyentuh kalbu, cailah...


Hwaaaa.... tar aja deh lanjutin ceritanya...... 

Nih aku lanjutin deh :D

Aku adalah orang yang mudah tersentuh sebenarnya. Tapi tak sembarang orang dapat menyentuhku, khususnya hatiku. *sok romantis nih ah..


Iyah, jujur aja yah, kalo disukai lawan jenis itu mah biasa, tapi belum pernah ada yang menyentuh kalbuku sedalam ini... Rasanya tentram, damai dan tenang atas apapun yang terjadi nanti, pokonya bahagia aja. Subhanallah, padahal baru kenal. 


Tapi aku fahiim, bahwa semua harus diluruskan atas dasar kelurusan niat untuk meraih ridha Allah SWT. Yang aku harapkan, semoga dia menerima aku apa adanya dan menerima masa laluku yang mungkin tak sebaik tampilan sekarang. Karena akupun tidak mensyaratkan apapun padanya.


Menerima anugerah ini aku sangat bersyukur ada yang memiliki rasa sedalam itu padaku. Itulah yang menyentuh kalbu. Kemudian diyakinkan oleh kemudahan2 yang Allah berikan dalam setiap titian ikhtiar kami menuju hari bahagia. Subhanallah, kuharap ini memang yang terbaik yang Allah berikan untukku.


Dia hadir saat aku sedang di ambang kedukaan atas kekecewaan duniawi, kemudian Allah tunjukkan jalan di mana jalan putus asa hanya dilalui oleh orang kafir, maka aku tak mau kufur atas kesedihanku, yang tak seberapa itu. Dan balasan Allah atas kembalinya dan bangkitnya aku adalah seseorang yang mampu menggetarkan kembali hatiku yang telah lama mengendur. Seperti saat dahaga bertemu dengan oase yang sejuk dan menyegarkan.


Aku tak mampu berkata apa-apa, hanya syukur yang mampu kubalas padaNya saat ini... Semoga Allah memberkahi, aamiin n_n

Thursday, December 16, 2010

Mou Sukoshi Dake

Di..kedalaman hatiku, tersembunyi harapan yang suci..
Ta..k, perlu engkau menyangsikan..
Le..wat.. kesalihanmu yang terukir menghiasi dirimu,
tak perlu dengan.. kata-kata
Sungguh..hatiku kelu tuk’ mengungkapkan perasaanku..
Namun, penantianmu pada diriku, jangan salahkan..
Kalau memang..kau pilihkan aku, tunggu sampai aku datang..
Nanti kubawa kau pergi ke syurga abadi..
kini belumlah saatnya aku membalas cintamu… nantikan ku..di batas.. waktu..

(Lirik dalam nasyid ‘Nantikanku di batas waktu’ oleh:Ad Coustic)

Yaa... Mou Sukoshi Dake,,, just a little more time to that day, to that big day... Aku belum berbuat apa2... Hummm,,, Masih harus banyak belajar 'tuk berbuat... Maka saat ini kiranya ku mempelajari apa yang terbaik yang boleh kuminta pada bintangku.... Hati2 sekali aku bertanya padanya... Aku khawatir menyinggung sesuatu yang belum saatnya, tapi waktu kami tinggal sedikit lagi... Aku hanya ingin membantu meringankan pikirannya... Atau justru aku menambah beban... >_< huhuhuhu...

Oke, aku pelajari ini dulu....
Mahar atau maskawin, kata Shaleh bin Ghanim As-Sadlan dalam buku Mahar & Walimah, merupakan satu hak yang ditentukan oleh syariah untuk wanita sebagai ungkapan hasrat laki-laki pada calon istrinya, dan juga sebagai tanda cinta kasih serta ikatan tali kesuciannya. Maka mahar merupakan keharusan tanpa boleh ditawar oleh laki-laki untuk menghargai pinangannya dan simbol untuk menghormatinya serta membahagiakannya.

Mahar disebut juga dengan istilah yang indah, yakni shidaq. Shidaq berarti kebenaran. Mahar menunjukkan kebenaran dan kesungguhan cinta kasih laki-laki yang meminangnya. Ia merupakan bukti kebenaran ucapan laki-laki atas keinginannya untuk menjadi suami bagi orang yang dicintainya. 

Mahar bukanlah harga atas diri seorang wanita. Wanita tidak menjual dirinya dengan mahar. Namun ia membuktikan kebenaran kesungguhan, cinta, dan kasih-sayang laki-laki yang bermaksud kepadanya dengan mahar.

Jadi, makna mahar atau maskawin dalam sebuah pernikahan lebih dekat kepada syari'at agama dalam rangka menjaga kemuliaan peristiwa suci. Mahar adalah syarat sahnya sebuah perkawinan. Juga, sebagai ungkapan penghormatan seorang laki-laki kepada wanita yang menjadi istrinya. Memberikan mahar merupakan ungkapan tanggung-jawab kepada Allah sebagai Asy-Syari' (Pembuat Aturan) dan kepada wanita yang dinikahinya sebagai kawan seiring dalam meniti kehidupan berumahtangga.

Kelak, mahar merupakan aspek penting yang banyak memberi pengaruh apakah sebuah pernikahan akan barakah atau tidak. Kita telah membaca beberapa hadis Nabi berkenaan dengan hal ini di awal bab. Oleh karena itu, saya tidak membahasnya lagi. Saat ini, kita lebih baik melanjutkan pembahasan kita mengenai berbagai hal dalam masalah mahar.

Sebaik-baik Mahar

Ada kenangan indah dalam sejarah. Tak hanya orang-orang di zaman Rasulullah yang terkesan. Orang-orang yang hidup jauh sesudah Rasulullah tiada, masih sering menyebut-nyebut dengan penuh penghormatan. Perjalanan hidupnya banyak yang diabadikan oleh Al Qur’an dan Al-Hadis. Keturunannya menambah keharuman Islam.Sebuah pernikahan yang benar-benar penuh barakah.

Mengenai pernikahannya, Tsabit berkata, "Belum pernah aku mendengar mahar yang lebih mulia daripada mahar Ummu Sulaim. Ia hidup rukun bersamanya dan melahirkan anak."

Apa mahar Ummu Sulaim? Ibnu Qoyyim Al-Jauziyyah dalam Zadul Ma'ad sebagaimana disebut dalam Mahar & Walimah, mencatat: .... Dan dalam Sunan An-Nasa'i bahwa Abu Thalhah melamar Ummu Sulaim lalu berkata, "Demi Allah, wahai Abu Thalhah, orang seperti Anda tidak akan ditolak (melamar wanita), akan tetapi Anda seorang kafir, sedangkan saya seorang Muslimah. Tidak halal bagiku untuk kawin dengan Anda.


"Namun jika Anda masuk Islam, maka yang demikian dapat menjadi maharku. Saya tidak meminta selain itu."

Ada yang bisa kita catat dari kisah agung pernikahan Ummu Sulaim dengan Abu Thalhah. Kita mencatat bahwa mahar dapat menjadi dakwah. Mahar menjadi pengikat kasih-sayang sekaligus untuk syi'ar Islam.

Barangkali untuk tujuan ini, kita mendapati banyak orang memberikan mahar kepada istrinya berupa mushaf Al Qur’an dan mukena. Jika ini tujuannya, kita dapat bertanya kembali, apakah mahar jenis ini masih mempunyai kekuatan untuk menegakkan syi'ar Islam ketika yang demikian ini telah menjadi tradisi dan orang di sekeliling kita sudah banyak yang menggunakan mukena.

Apalagi, kita juga mendapati bahwa mahar yang seperti ini tidak jarang sekedar sebagai basa-basi formal. Basa-basi sosial atau religi. Sedangkan mahar yang sesungguhnya, bukan itu. Di atas kertas, mahar yang disebutkan pada saat akad adalah mushaf Al Qur’an dan seperangkat alat shalat. Tetapi di belakangnya, ada
sejumlah mahar yang atas pertimbangan sosial tidak dinyatakan saat itu, tetapi disebar berita pada saat lain.

Jika ini yang terjadi, saya khawatir mahar tersebut tidak menjadi syi'ar Islam. Hari ini, kita merasakan itu. Mahar yang dekat dengan nafas agama itu, justru tidak membuat kita bergetar. Tidak membuat darah kita berdesir terkesiap karena tertegun oleh keagungannya, di balik yang tampak bersahaja.
Saya khawatir, mahar yang demikian bukannya menjadi syi'ar, jika di belakangnya ada yang tidak ditampakkan atas alasan-alasan basa-basi sosial. Jangan-jangan tindakan ini mengandung unsur kebohongan, sehingga pernikahan justru menjadi tidak barakah.

Apakah mahar berupa mushaf Al Qur’an tidak bisa menjadi syi'ar? Insya-Allah masih mempunyai kekuatan syi'ar jika kita meniatkan betul dan menjaga niat itu ketika menyampaikan mahar.

Selebihnya, syi'ar dalam bentuk-bentuk seperti itu, sifatnya sangat kontekstual. Kalau dulu, mahar berupa perlengkapan shalat mempunyai kekuatan syi'ar sangat besar, maka sekarang perlu kita pikirkan kembali. Ketika orang belum begitu mengenal shalat, mahar berupa perlengkapan shalat membuat undangan terkesan dan mencatat dalam hatinya tentang sebuah kemuliaan: shalat. 

Sekarang, ketika masalahnya berganti, bentuk mahar yang menjadi syi'ar dapat dipilih yang lebih sesuai dengan semangat yang ingin kita tumbuhkan sekarang. Misalnya, jubah dengan atau tanpa cadar dan perlengkapannya. Di luar itu, disampaikan mahar lain jika memungkinkan dan disebut bersamaan dengan penyebutan mahar jubah. Adapun kalau ada hadiah sebelum atau sesudah akad nikah, maka yang demikian ini tidak termasuk yang disebutkan.

Selanjutnya, ada yang perlu kita waspadai. Mahar bisa menjadi syi'ar. Tetapi juga bisa menjadi sarana untuk mendapatkan penilaian sosial. Yang pertama, kita mengarahkan masyarakat kepada suatu kesan yang baik terhadap agama, dan mudahmudahan hati mereka tergerak. Yang kedua, penilaian masyarakat mengarahkan kita untuk menentukan mahar yang disebut layak, baik dan pantas. Atau, penyebutan mahar malah dalam rangka menunjukkan ketinggian derajat atau kebesaran martabat keluarga wanita yang menikah, meskipun untuk itu harus dilakukan impression management (manajemen kesan) sehingga orang mendapat kesan yang lebih dari sesungguhnya.


Berbeda sekali antara dua hal tersebut, baik dalam makna maupun dalam akibatnya. Satu catatan, tidak ada keharusan memberikan bentuk mahar sebagai syi'ar khusus. Mahar lebih dekat artinya kepada pemberian sebagai bukti kebenaran kasih sayang dan ketaatan kepada syari'at yang telah ditetapkan oleh Asy-Syari' (Allah Swt).

Ini yang paling penting. 
Pembahasan kita tentang mahar Ummu Sulaim dan tujuan dakwahnya, sekedar untuk menunjukkan bahwa mahar tidak harus selalu berbentuk harta. Musa diminta memberi mahar berupa pekerjaan menggembala kambing beberapa tahun. Dan Ummu Sulaim meminta mahar berupa kesediaan masuk Islam demi meninggikan kemuliaan Islam.

Tidak Bisa Dinilai Secara Kuantitatif

Kisah mahar Ummu Sulaim menunjukkan pengertian bahwa, mahar tidak dapat diukur dari sedikit-banyaknya secara kuantitatif. Segenggam tepung bahan roti (makanan); sebuah cincin besi; dan sepasang terompah dapat dijadikan sebagai mahar yang menjadikan perkawinan sah karenanya. Begitu pengertian yang bisa kita ambil
dari Shaleh bin Ghanim.

“Berikanlah mahar (maskawin) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian yang wajib. Kemudian jika mereka menyerahkan kepada kamu sebagian dari mahar itu dengan senang hati, Maka makanlah (ambillah) pemberian itu (sebagai makanan) yang sedap lagi baik akibatnya.” (Qs. An-Nisa’ : 4)

Adapun mahar dapat berupa:
1. Harta (materi) dengan berbagai bentuknya.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
“Dan (diharamkan juga kamu mengawini) wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang kamu miliki (Allah Telah menetapkan hukum itu) sebagai ketetapan-Nya atas kamu. dan dihalalkan bagi kamu selain yang demikian (yaitu) mencari isteri-isteri dengan hartamu untuk dikawini bukan untuk berzina. Maka isteri-isteri yang telah kamu nikmati (campuri) di antara mereka, berikanlah kepada mereka maharnya (dengan sempurna), sebagai suatu kewajiban; dan tiadalah mengapa bagi kamu terhadap sesuatu yang kamu telah saling merelakannya, sesudah menentukan mahar itu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (Qs. An-Nisa’: 24)

2. Sesuatu yang dapat diambil upahnya ( jasa).
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
“Berkatalah dia (Syu’aib), ‘Sesungguhnya Aku bermaksud menikahkan kamu dengan salah seorang dari kedua anakku ini, atas dasar bahwa kamu bekerja denganku delapan tahun dan jika kamu cukupkan sepuluh tahun maka itu adalah (suatu kebaikan) dari kamu, Maka Aku tidak hendak memberati kamu. dan kamu insya Allah akan mendapatiku termasuk orang- orang yang baik’.” (Qs. Al-Qoshosh: 27)

3. Manfaat yang akan kembali kepada sang wanita, seperti:
  • Memerdekakan dari perbudakan
  • Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata, “Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerdekakan Shafiyah binti Huyayin (kemudian menikahinya) dan menjadikan kemerdekaannya sebagai mahar.” (Atsar riwayat Imam Bukhari: 4696)
  • Keislaman seseorang
    • Hal tersebut sebagaimana kisah Abu Thalhah yang menikahi Ummu Sulaim radhiyallahu ‘anhuma dengan mahar keislaman Abu Thalhah. Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhubekata, “Abu Thalhah menikahi Ummu Sulaim. Maharnya keislaman Abu Thalhah. Ummu Sulaim telah masuk Islam sebelum Abu Thalhah, maka Abu Thalhah melamarnya. Ummu Sulaim mengatakan,’Saya telah masuk Islam, jia kamu masuk Islam aku akan menikah denganmu.’ Abu Thalhah masuk Islam dan menikah dengan Ummu Sulaim dan keislamannya sebagai maharnya.” (HR. An-Nasa’I : 3288)
  • Atau hafalan al-qur’an yang akan diajarkannya. Sebagaimana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menikahkan salah seorang sahabat dengan beberapa surat al-qur’an hafalannya (HR. Bukhari dan Muslim)
 Wallahu'alam :)

Credit: dari berbagai sumber.

Secret of My Heart


Suka banget sama OST Conan yang ini :D


Tuesday, December 7, 2010

Abadikan Cintanya

Sesungguhnya Engkau tahu
bahwa hati ini tlah berpadu
berhimpun dalam naungan cintaMu
Bertemu dalam ketaatan
bersatu dalam perjuangan
menegakkan syariat dalam kehidupan
Kuatkanlah ikatannya
tegakkanlah cintanya
tunjukilah jalan-jalannya
Terangilah dengan cahyaMu
yang tiada pernah padam
ya Robbi bimbinglah kami…
Rapatkanlah dada kami
dengan karunia iman
dan indahnya tawakkal padaMu
Hidupkan dengan ma’rifatMu
matikan dalam syahid di jalanMu
Engkaulah pelindung dan pembela

Kuatkanlah ikatannya
tegakkanlah cintanya
tunjukilah jalan-jalannya
terangilah dengan cahyaMu
yang tiada pernah padam

ya Robbi bimbinglah kami…
ya Robbi bimbinglah kami…
ya Robbi bimbinglah kami…

 "Wahai Rabb kami, berilah kami rahmat dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami." (QS. Al Kahfi : 10)

Friday, December 3, 2010

Dealova

Tuesday, November 30, 2010

Pepatah Cinta

Asik nih judulnya... tapi masih tahap koleksi... ini satu - satu aja dulu yee,, tar ditambah lagii :D

"Jalan cinta selalu melahirkan perubahan besar dengan cara yang sangat sederhana. Karena ia menjangkau pangkal hati secara langsung darimana segala perubahan dalam diri seseorang bermula. Bahkan ketika ia menggunakan kekerasan, cinta selalu mengubah efeknya, dan seketika ia berujung haru" (M. Anis Matta)
***
Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterimakasih atas karunia tersebut.
*** 
Jika secara lahir istrimu yang kau atur
maka secara batin engkaulah yang diatur istrimu yang kaudambakan itu
Inilah ciri khas manusia: pada jenis binatang lain cinta kurang terdapat
dan itu menunjukkan rendahnya derajat mereka

Nabi bersabda bahwa wanita mengungguli orang bijak,
sedangkan laki-laki yang sesat mengunggulinya,
karena pada mereka kebuasan binatang tetap melekat
Cinta dan kelembutan dalah sifat manusia, amarah dan nafsu adalah
sifat binatang

Wanita adalah seberkas sinar Tuhan: dia bukanlah kekasih duniawi
Dia berdaya cipta: engkau boleh mengatakan dia bukan ciptaan
(Cinta Wanita by Rumi)
***
Nafsu mengatakan perempuan itu cantik atas dasar rupanya. Akal mengatakan perempuan itu cantik atas dasar ilmu dan kepintarannya. Dan hati mengatakan perempuan itu cantik atas dasar akhlaknya.
***
Hubungan yang terbentuk dair cinta ini adalah penyatuan pada orbit pikiran. Perasaan kita bergerak mengitari orbit itu. Perasaan adalah fungsi pikiran. Ia lahir, bergerak dan meliuk seperti seorang penari mengikuti alur lagu. Orang yang kita cintai tidak harus memiliki perasaan yang sama. Para pecinta hanya berpikir bagaimana mencintai. Mereka tida terganggu jika kemudian mereka tidak dicintai. Sebab mereka tidak mencintai “orangnya”. Mereka mencintai “entity”-nya. Sebab entity itu merupakan fungsi pencapaian misi. (Cinta Misi - Anis Matta, Lc)
***
Sebab cinta adalah kata lain dari memberi... sebab memberi adalah pekerjaan... sebab pekerjaan cinta dalam siklus memperhatikan, menumbuhkan, merawat dan melindungi itu berat... sebab pekerjaan itu harus ditunaikan dalam waktu lama... sebab pekerjaan berat dalam waktu lama begitu hanya mungkin dilakukan oleh mereka yang memiliki kepribadian kuat dan tangguh... maka setiap orang hendaklah berhati-hati saat ia akan mengatakan, “Aku mencintaimu.” Kepada siapapun! (Mencintai itu Keputusan - Anis Matta, Lc)
***
Kebijaksanaan Ilahi adalah takdir dan suratan nasib yang membuat kita saling mencintai sat sama lain
Karena takdir itulah setiap bagian dari dunia ini bertemu dengan pasangannya Dalam pandangan orang-orang bijak langit adalah laki-laki dan bumi adalah perempuan; bumi memupuk apa yang telah dijatuhkan oleh langit
Jika bumi kekurangan panas maka langit mengirimkan panas kepadanya, jika bumi kehilangan kesegaran dan kelembaban, langit segera memulihkannya
Langit memeyungi bumi layaknya seorang suami yang menafkahi istrinya; dan bumi pun sibuk dengan urusan rumah tangga; ia melahirkan dan menyusui segala yang telah ia lahirkan
(Panggilan Belahan Jiwa - Anis Matta, Lc)
***
Sebab perasaan yang luhur begitu adalah gejolak kemanusiaan yang direstui disisi Allah. Sebab karena direstui itulah Rasulullah saw lantas bersabda, “Tidak ada yang lebih baik bagi mereka yang sudah saling jatuh cinta kecuali pernikahan.”
Dua jiwa yang sudah terpaut cinta akan tampak menyatu bagaikan api dengan panasnya, salju dengan dinginnya, laut dengan pantainya, rembulan dengan cahaya. Mungkin berlebihan atau mungkin memang begitu, tapi siapapun yang melantunkan bait ini agaknya ia memang mewakili perasaan banyak arjuna yang sedang jatuh cinta: separoh nafasku terbang/bersama dirimu.
(Kasihanilah Para Pecinta - Anis Matta, Lc)

2B Continued...

Saturday, November 13, 2010

Euphoria KUA

Setiap hari aku lewat KUA kalo berangkat/pulang kerja, kecuali ada perlu di tempat lain. Jadinya gimanaaaaa gtuh,, inget cerita tentang Gee Chan dulu waktu dia minta anterin daftar ke KUA...

Semakin disadari ternyata sudah jelang satu setengah tahun aku lewat bolak balik depan KUA,, sayangnya belom punya kesempatan ngurus sesuatu di sana... hehehehe :p

Kadang senyam senyum sendiri ngebayangin waktu nganter Gee Chan,, kadang sedih juga karena teman2 di semua cluster sudah pada nikah, kecuali cluster CT SM yang baru beberapa... hikss, merasa ditinggalkan... *lebay*

Bagaimanapun juga, Allah sudah menggariskan takdir buat kita.. So, ya let it flow aja.. Klo emang kita belom siap, Allah ga akan kasih. Yang bakal Allah kasih pertama kali adalah kelapangan dada, ketika kita mengucap ikhlas menerima siapapun yang Allah takdirkan...  

Selama menerima takdirnya itu juga kita diuji. Apa yang diuji? Lagi-lagi hati kita yang diuji... Cuman, kita jangan sombong, maksudnya sok tahu hati kita itu seperti apa... Karena sebenarnya Dialah yang membolak-balikkan hati kita...

Koq jadi panjang kali lebar alias luas... Sekian dulu ya hihihihi... 

Saturday, November 6, 2010

Jika Aku Menikah Nanti | part 5

Hmmm... Sepertinya khayalan2ku di part 1-4 ga akan terwujud deh hehe,,, coz Allah menakdirkan lain. InsyaAllah ini yang terbaik.
Ngutip do'a Asy Syahid Sayyid Quthb:

Ya Allah, jika aku jatuh cinta, cintakanlah aku pada
seseorang yang melabuhkan cintanya pada-Mu, agar
bertambah kekuatan ku untuk mencintai-Mu.

Ya Muhaimin, jika aku jatuh cinta, jagalah cintaku
padanya agar tidak melebihi cintaku pada-Mu

Ya Allah, jika aku jatuh hati, izinkanlah aku
menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut pada-Mu,
agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta semu.

Ya Rabbana, jika aku jatuh hati, jagalah hatiku
padanya agar tidak berpaling pada hati-Mu.

Ya Rabbul Izzati, jika aku rindu, rindukanlah aku pada
seseorang yang merindui syahid di jalan-Mu.

Ya Allah, jika aku rindu, jagalah rinduku padanya agar
tidak lalai aku merindukan syurga-Mu.

Ya Allah, jika aku menikmati cinta kekasih-Mu,
janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya
bermunajat di sepertiga malam terakhirmu.

Ya Allah, jika aku jatuh hati pada kekasih-Mu, jangan
biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan
panjang menyeru manusia kepada-Mu.

Ya Allah, jika Kau halalkan aku merindui kekasih-Mu,
jangan biarkan aku melampaui batas sehingga melupakan
aku pada cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepada-Mu.

Ya Allah Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini
telah berhimpun dalam cinta pada-Mu,
telah berjumpa pada taat pada-Mu,
telah bersatu dalam dakwah pada-MU,
telah berpadu dalam membela syariat-Mu.

Kokohkanlah ya Allah ikatannya.
Kekalkanlah cintanya.
Tunjukilah jalan-jalannya.
Penuhilah hati-hati ini dengan nur-Mu yang tiada pernah pudar.
Lapangkanlah dada-dada kami
dengan limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal di jalan-Mu.

Maka sepertinya Allah lebih ridha bila aku menemui belahan jiwaku dengan cara yang Dia kehendaki...
Wallahu'alam, akhirnya dengan ikhtiar dan istikharah Allah kuatkan pijakan ini. Hingga kumencoba berlapang dada dan mendapati keikhlasan dalam menerima takdirNya...

Semoga Berkah.......... Amiiiiiiiiiin ^__^

Wednesday, November 3, 2010

I Knew I Love You Before I Met You ♥ ♡

prelude~~ Huaaaa,,, gawat ini perasaaan sulit untuk dikendalikan... >__<

Bintang kejora yang kukejar sudah tidak menerangiku lagi....
aku terdiam tak bergeming berharap dia menoleh ke arahku...
Namun tak kunjung jua dia melihatku, malah makin jauh...
Tiba-tiba pelupuk mataku membasah demi melihat dia bersandingan dengan bintang kecilnya yang baru...
Terpuruk kemudian kuberdoa demi kebahagiaannya...
Karena cinta itu memberi tak mesti memiliki.. 

Lalu kegelisahanku tertutup oleh sapaan manis bintang lain yang tidak kuketahui siapa namanya dan di mana rimbanya. Dia menyapaku lewat desiran angin malam yang menggetarkan. Aku terkagumi oleh bayangannya yang belum nyata di hadapanku. 

Namun semakin lama kurasakan, mengapa aku makin ingin tahu siapakah bintang yang menyapaku. Mengapa dia mampu menerangi kembali redupnya jalanku.... Oh siapakah dia...

The end of the word: suddenly feeling that's love.... hummmm,,, ♥ ♡ wallahu'alam :p

Tuesday, October 12, 2010

Autis ◕‿◕

*HELLOOO.... isn't me YOU looking for?*



Helloooooo~~~

Ziiingggg tak ada yang menjawab T__T


sampe2 di rumah aku autis.... males jalan2 *pico mode: ON*


maen kembang api sendirian hahahah~~~
namanya juga lonely~~~~~~~

Thursday, August 12, 2010

Doa dan Harapan yang Berulang

***
Ya Allah...
Seandainya telah Engkau catatkan
dia akan menjadi teman menapaki hidup
Satukanlah hatinya dengan hatiku
Titipkanlah kebahagiaan di antara kami
Agar kemesraan itu abadi
Dan ya Allah... ya Tuhanku yang Maha Mengasihi
Seiringkanlah kami melayari hidup ini
Ke tepian yang sejahtera dan abadi
Tetapi ya Allah...
Seandainya telah Engkau takdirkan...
...Dia bukan milikku
Bawalah ia jauh dari pandanganku
Luputkanlah ia dari ingatanku
Ambillah kebahagiaan ketika dia ada disisiku
Dan peliharalah aku dari kekecewaan
Serta ya Allah ya Tuhanku yang Maha Mengerti...
Berikanlah aku kekuatan
Melontar bayangannya jauh ke dada langit
Hilang bersama senja nan merah
Agarku bisa berbahagia walaupun tanpa bersama dengannya
Dan ya Allah yang tercinta...
Gantikanlah yang telah hilang
Tumbuhkanlah kembali yang telah patah
Walaupun tidak sama dengan dirinya....
Ya Allah ya Tuhanku...
Pasrahkanlah aku dengan takdirMu
Sesungguhnya apa yang telah Engkau takdirkan
Adalah yang terbaik buatku
Karena Engkau Maha Mengetahui
Segala yang terbaik buat hambaMu ini
Ya Allah...
Cukuplah Engkau saja yang menjadi pemeliharaku
Di dunia dan di akhirat
Dengarlah rintihan dari hambaMu yang daif ini
----------------------------------------
Jangan Engkau biarkan aku sendirian
Di dunia ini maupun di akhirat
----------------------------------------
Menjuruskan aku ke arah kemaksiatan dan kemungkaran
Maka kurniakanlah aku seorang pasangan yang beriman
Supaya aku dan dia dapat membina kesejahteraan hidup
Ke jalan yang Engkau ridhai
Dan kurniakanlah padaku keturunan yang soleh
Amin... Ya Rabbal 'Alamin


*dari dudung.net*
***

Thursday, May 6, 2010

私は大丈夫だよ...

心配しないで ください、私は大丈夫だよ...
watashi o shinpai shi naide, Shite kudasai, watashi wa daijōbu da yo...
~ Please don't worry about me.. I'm fine,,,


Yeah,, aku baik2 saja. Aku tidak apa2. Meskipun sempat sangat sakit hati ini menerimanya. Sampai2 aku 'escaping from the truth' dan akhirnya ku berpikir: hal itu tidak mengubah apapun. Walaupun sedikit demi sedikit sakit itu akhirnya bisa hilang. Yah, memang Allah membantuku melapangkan hati atas kejadian itu. Namun, tak habis aku berharap atas impianku. Kenapa? Kurasa itu masih hakku. Meminta kepada Dzat Yang Tidak Akan Pernah Habis.

Selama aku masih bernapas dan memiliki hak untuk meminta kepadaNya, kau takkan bisa mencegahku. Mengabaikanku...? Itu hakmu, silakan. Aku masih berlapang dada. Bilakah ada masa saat aku mendapatkan impianku yang kini bagi sebagian sahabatku hanya akan menghambat gerakku dan membuatku jatuh pada akhirnya, namun aku masih saja yakin. Padahal yang menjadi impianku begitu patuh pada ego kesendiriannya. Serasa dunia ini sudah begitu ramai dan tak membutuhkan aku untuk menemaninya. Atau mungkin karena aku bukan pilihan?

Begitu banyak tanya di kepalaku dan hampir membuatnya pecah, tetapi aku masih dalam kesadaranku.. atau kesabaranku?? Entahlah, yang pasti aku sedang melawan arus ketidakpercayaan orang2 akan terwujudnya impianku. Oh mengapa dunia tidak mendukungku? Akankah Yang Menciptakan dunia ini mendukungku kemudian? Entahlah.. tapi aku yakin Dia takkan menyia2kan rasa yang kumiliki. Walaupun seribu kali kau menepis aku, tapi aku bagaikan angin yang melayang di udara dan akan kembali menghembuskan kalimat itu padamu. Kau pasti masih terngiang-ngiang akan perkataanku. Tapi aku selalu melupakan jawabanmu.

Aku tidak gila. Aku tidak buta. Aku dalam kesadaran yang nyata. Bilakah engkau tahu, aku yang seperti ini pada awalnya.. akhirnyapun akan tetap sama. Oh adakah yang melebihi kesabaranku terhadapmu? Jika ada, baiklah aku akan menyerah, padamu.. bukan pada Rabbku.

私はあなたを愛 している,, Allah SWT.から..

My Design & Pict ~ Collect